Program Studi Sastra Arab Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kuliah umum bertema Language and Culture in the Chain of Islamic Knowledge: Heritage, Transformation, and Contemporary Challenges pada Rabu, 7 Mei 2025, bertempat di Aula PSBJ Unpad.

Kegiatan ini menghadirkan Prof. Moqbel bin Ali Al Da’di dari Umm Al-Qura University sebagai narasumber utama. Kuliah umum diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan civitas akademika yang antusias mendalami hubungan antara bahasa, budaya, dan dinamika sosial dalam masyarakat Arab dan Islam kontemporer. Karena bahasa ternyata bukan sekadar alat bicara. Ia juga penanda identitas, kelas sosial, sejarah, bahkan kadang penyebab orang saling menganggap dialeknya paling benar.

Dalam pemaparannya, Prof. Moqbel membahas bagaimana bahasa Arab hadir dan berkembang di tengah masyarakat melalui berbagai fenomena sosial kebahasaan. Materi yang disampaikan mencakup kajian tentang diglosia, variasi bahasa, dialek, hingga hubungan antara bahasa dan perubahan sosial dalam dunia Arab.

Beliau menjelaskan bahwa bahasa tidak dapat dipisahkan dari konteks masyarakat yang menggunakannya. Bahasa Arab, misalnya, memiliki ragam formal dan nonformal yang hidup berdampingan dalam realitas sosial. Fenomena tersebut menunjukkan bagaimana bahasa terus mengalami transformasi seiring perkembangan budaya, teknologi, dan interaksi sosial masyarakat modern.

Kuliah umum ini menjadi ruang akademik yang memperkaya wawasan mahasiswa mengenai keterkaitan antara linguistik, budaya, dan ilmu sosial. Peserta diajak memahami bahwa kajian bahasa Arab tidak hanya terbatas pada struktur kebahasaan, tetapi juga mencakup dinamika sosial dan budaya yang membentuk kehidupan masyarakat Arab secara luas.

Selain sesi akademik, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam penguatan kerja sama internasional antara Program Studi Sastra Arab Unpad dan Umm Al-Qura University melalui penandatanganan memorandum of understanding (MoU). Acara ditutup dengan pemberian cendera mata berupa iket Sunda dan plakat sebagai simbol persahabatan akademik dan pertukaran budaya antara kedua institusi.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Sastra Arab Unpad terus menunjukkan komitmennya dalam membangun jejaring akademik global serta menghadirkan ruang pembelajaran yang relevan dengan perkembangan kajian bahasa, budaya, dan masyarakat kontemporer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *