Program Studi Sastra Arab Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran kembali menyelenggarakan kuliah umum bertema Isu Mutakhir dalam Kajian Linguistik Arab pada Rabu, 19 Februari 2025, bertempat di Aula PSBJ. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Madya Dr. Ashinida Aladdin dari Universiti Kebangsaan Malaysia sebagai narasumber.
Kuliah umum yang berlangsung pukul 12.30 hingga 15.00 WIB ini membahas perkembangan kajian linguistik Arab kontemporer, khususnya dalam membaca isu-isu global dan kemanusiaan melalui perspektif bahasa. Karena rupanya bahasa tidak pernah benar-benar netral. Kata-kata bisa menjadi alat komunikasi, alat propaganda, bahkan alat perebutan makna dalam konflik dunia. Manusia memang suka berperang, lalu menyembunyikannya di balik istilah akademik yang terdengar elegan.
Dalam pemaparannya, Prof. Ashinida menyoroti isu Palestina melalui pendekatan linguistik kritis yang menelaah bagaimana bahasa digunakan untuk membentuk perspektif, ideologi, dan konstruksi realitas sosial dalam pemberitaan maupun wacana publik. Kajian tersebut tidak hanya melihat struktur bahasa secara teknis, tetapi juga mengungkap relasi kuasa, representasi, dan kepentingan yang tersembunyi di balik penggunaan istilah tertentu dalam diskursus internasional.
Peserta diajak memahami bahwa pemilihan kata, narasi media, serta konstruksi wacana memiliki pengaruh besar terhadap cara masyarakat memandang suatu konflik. Dalam konteks Palestina, bahasa dapat menjadi medium yang membentuk simpati, legitimasi, bahkan pembingkaian terhadap pihak-pihak yang terlibat.
Melalui kuliah umum ini, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai bagaimana kajian linguistik Arab terus berkembang dan mampu menjawab persoalan-persoalan kontemporer yang bersifat global, multidisipliner, dan humanis. Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen Program Studi Sastra Arab Unpad dalam menghadirkan ruang akademik yang kritis, relevan, dan responsif terhadap dinamika dunia internasional.


Tinggalkan Balasan